Resep Donat Cair Klasik No Ulen No Proofing Lezat, Praktis, Anti-Ribet

Donat adalah makanan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah, tapi tahu kah Bunda bahwa Resep Donat Cair Klasik berbeda? Adonan donat ini cair bisa dibilang kental tidak seperti adonan donat pada umumnya. Jadi tidak perlu diuleni atau dibanting-banting, dan kabar baik lainnya adalah untuk membuat donat ini kita tak perlu menunggu berlama-lama untuk proofing, asik kan? Donat cair, selain empuk teksturnya juga lembut dengan taburan gula halus di atasnya, membuat donat ini sangat digemari anak-anak. 

Lalu bahan-bahan apa saja sih yang diperlukan dan bagaimana cara membuatnya, langsung intip saja di resep yang kami sajikan berikut ini.


Bahan-bahan

  • 2 butir telur
  • 140 gr gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt vanili
  • 1 sdt SP
  • 1 sdm susu bubuk
  • 250 gr tepung terigu
  • 200 ml santan + 1 lbr daun pandan, rebus, dinginkan

Cara Membuat

1. Kocok gula, telur, SP, garam dan vanili sampai putih mengembang dan kental.

2. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk sedikit demi sedikit diselingi santan, mixer rendah selama 1 menit.


3. Panaskan minyak dengan api sedang. Rendam cetakan donat cair sebentar, angkat.

4. Tuang adonan ke lubang cetakan sampai penuh dan ratakan. Goreng.

5. Ketika adonan terlepas dari cetakan, segera balik dan goreng sampai kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

6. Siap disajikan dengan toping sesuai selera.

Donat cair ini sangat cocok untuk menjadi menu sarapan di pagi hari, untuk bekal anak sekolah, maupun dihidangkan saat santai bersama keluarga tercinta, dengan ditemani secangkir teh, kopi, atau susu hangat. Sangat mudah dan praktis bukan Bunda, Resep Donat Cair Klasik pilihan kami kali ini? Jika Bunda mencari resep Donat empuk dan lembut tapi tak mau ribet, resep ini wajib dicoba. Yuk, segera eksekusi!

Sumber

0 Response to "Resep Donat Cair Klasik No Ulen No Proofing Lezat, Praktis, Anti-Ribet"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel