Berlangganan

Resep Uli Nasi, Bisa Digoreng, Garang / Panggang / Bakar



Kalo Punya sisa nasi di rumah bun? Stop!! jangan dibuang dulu bun, mending dibikin uli nasi aja. Dengan cara dan bahan yang sederhana, bisa dijadikan camilan sedap teman minum teh diwaktu senggang. Resep super simple kepunyaan almarhumah ening (nenek dari bunda Indry Hapsari ini ) yang disukai keluarga sampe - sampe saking sukanya membuatnya ngga hanya dengan memakai nasi sisa tapi nasi baru yang sengaja di buat Uli nasi.

Uli nasi ini penampakannya kayak “jadah” Cuma bedanya kalo jadah terbuat dari beras ketan. Keduanya begituu lezat dan menggoda dinikmati ketika masih hangat - hangat. Cemilan ini dijamin sehat dan aman kok, karena pembuatannya ngga perlu bahan pengawet apapun. Untuk cemilan anak - anak dijamin aman. Uli nasi ini beda ya dengan gendar atau legendar karena biasanya cemilan tersebut menggunakan boraxs sebagai bahan pengawetnya. Jadi yukk bunda langsung coba bikin dirumah.

Berikut cara dan bahan - bahannya, jangan sampai ada yang terlewat step - stepnya

Bahan - bahan :

  • 2 piring penuh nasi sisa ( mau baru juga bisa ya)
  • 1/2 butir kelapa, kupas, parut, sisihkan
  • secukupnya garam

Langkah -langkah :

1. Aduk rata nasi sisa, kelapa parut dan garam. Lalu kukus dalam dandang selama kurleb 15-20 menit. Angkat.


2. Panas-panas tumbuk dalam lumpang menggunakan alu kayu yang dialasi plastik anti panas ( supaya gak lengket ) sampai lembut. Tes rasa. Lalu tuang dalam wadah yang dioles tipis minyak sayur supaya tidak lengket, Ratakan dan padatkan. Biarkan uap panasnya hilang, lalu masukan ke dalam kulkas kurleb 1 jam. Misal mau goreng untuk besok juga bisa simpan semalaman dikulkas dalam wadah tertutup atau ditutup plastic wrap.


3. Keluarkan dari kulkas, kemudian potong-potong sesuai selera. Bisa juga dibentuk bulat atau sesuai selera.


4. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai coklat keemasan/matang.


5. Siap dinikmati.. crunchy, guriiih.


6. Atau di bentuk bulat, digarang/panggang diatas teflon atau grill teflon, sampai kulitnya bercak-bercak coklat kehitaman, kalau nenek saya di bakar diatas kompor hawu ( kompor tanah liat ) pakai kayu bakar yang dialasi kawat, wanginya bedaaaa banget sama yang digarang di teflon, ya iyalaaah 😂. lalu dinikmati bersama semur daging sapi/kambing. Favorit keluarga banget, asliiii enaak 😊.


7. Anget-anget cocol ke kuah semur yummyyyy 👍👌


Selamat mencoba, semoga berhasil dan menjadi cemilan favorit keluarga tercinta.

Sumber